Di tengah-tengah situasi krisis iklim yang kian mengkhawatirkan, masyarakat Rakawuta di Sulawesi Tenggara menghadapi tekanan yang berlapis. Mulai dari perampasan lahan, penggusuran, hingga kriminalisasi di tengah kondisi lahan pertanian mereka yang dikonversi menjadi perkebunan kelapa sawit......
Evolusi tata kelola sektor kelautan dan perikanan di Indonesia dalam satu dekade terakhir mencerminkan pergeseran paradigma yang fundamental, bergerak dari pendekatan eksploitatif menuju keberlanjutan yang berpusat pada perlindungan sumber daya dan kesejahteraan manusia. Di tengah dinamika ini, peran organisasi masyarakat sipil menjadi krusial sebagai jembatan antara realitas akar rumput di pesisir dengan perumusan kebijakan di tingkat nasional dan global. Salah satu perjalanan yang representatif dalam konteks ini adalah Salam Kaoem Nelayan (SKN). Perjalanan ini merupakan sebuah proses perekaman dan pendokumentasian kondisi dan situasi apa yang terjadi di wilayah pesisir Indonesia......
Angin laut Payum berhembus pelan, membawa cerita yang tidak selalu terdengar dari luar. Di pesisir ini, kehidupan berjalan di antara laut, keluarga, pohon kelapa, dan kerja-kerja perempuan adat yang saling menguatkan......
Tumpukan sampah yang menyumbat aliran sungai tentu menjadi pemandangan yang meresahkan bagi siapa saja, tak terkecuali bagi Hari Yanto. Namun, alih-alih berhenti pada rasa prihatin, pria asal Jawa Timur yang akrab disapa Harkuk ini memilih mengubah keresahannya menjadi aksi nyata. Dari Bogor, ia turun langsung ke lapangan dan memotori sebuah gerakan akar rumput yang panjang dan berliku demi menyelamatkan ekosistem sungai......
Hari Yanto, akrab disapa Harkuk atau Hari Kikuk, adalah anggota Kaoem Telapak yang berasal dari Jawa Timur dan kini aktif bergerak di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Harkuk memiliki rekam jejak yang panjang dalam memotori pelestarian daerah tangkapan air dan tata kelola lingkungan, termasuk dedikasinya dalam menginisiasi pembentukan Komunitas Peduli Ciliwung (KPC) pada tahun 2008 untuk mengawal ekologi sungai dari hulu hingga hilir......
Di Sukabumi, Jawa Barat, sosok Muhamad Kosar tak hanya dikenal sebagai pendamping, tapi juga sebagai kawan seperjuangan bagi para petani yang terpinggirkan oleh batas kawasan konservasi. Sebagai anggota Kaoem Telapak yang menjadi penggerak di Yayasan Aksi Konservasi Bersama Rakyat (Aksara), Kosar telah menghabiskan waktu bertahun-tahun merajut kembali harapan para petani di sekitar Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS). Baginya, hutan bukan sekadar deretan pohon, melainkan ruang hidup yang harus dikelola dengan martabat......
Muhamad Kosar, akrab disapa Kosar, adalah anggota Kaoem Telapak yang berasal dari Sukabumi, Jawa Barat, serta aktif mendampingi masyarakat di sekitar kawasan hutan. Kosar memiliki rekam jejak yang panjang dalam memotori pemantauan kehutanan independen di Indonesia, termasuk dedikasinya sebagai Dinamisator Nasional Jaringan Pemantau Independen Kehutanan (JPIK) dalam mengawal tata kelola hutan......
Kreativitas dan ketekunan berwirausaha dapat menjadi jembatan yang kuat untuk menyuarakan sebuah gerakan sosial kepada khalayak luas. Nilai inilah yang dipegang teguh oleh Rina Agustine, atau yang akrab disapa Kak Rina, anggota Kaoem Telapak yang berasal dari Kota Bogor, Jawa Barat......
Penegakan hukum kehutanan di Indonesia menghadapi tantangan serius, terutama dalam memastikan konsistensi antara putusan pidana dan penerapan sanksi administratif. Salah satu instrumen penting dalam rezim hukum kehutanan adalah pencabutan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) sebagai bentuk sanksi administratif terhadap pelanggaran serius, seperti pembalakan liar......
Jalan panjang ratusan kilometer itu telah memperpanjang duka bagi Masyarakat Malind atau Malind Anim, salah satu suku terbesar yang mendiami Merauke, Papua Selatan. Dalam beberapa dekade terakhir, berbagai ancaman muncul dari luar, termasuk korporasi dan proyek strategis nasional (PSN)......

