“Sebagai pelaksanaan dari Maklumat Sarongge, kami terus bekerja melanjutkan upaya-upaya membongkar kejahatan hutan dan lingkungan, advokasi kebijakan serta membela dan bekerja bersama petani, nelayan dan masyarakat adat untuk mewujudkan pengelolaan sumber daya alam yang adil dan lestari, tata kelola pemerintahan yang baik serta kemandirian, kedaulatan dan martabat dalam aspek ekonomi, politik dan budaya,” kata Minangsari......
Wishnu Tirta menyadari bahwa berbagai praktik destruktif dalam pengelolaan alam masih ditemui. Pembalakan hutan secara liar, pencemaran sungai, jual-beli satwa langka, masih kerap dijumpai di Indonesia. “Oleh karenanya, konsolidasi anggota perkumpulan untuk bergerak bersama konstituen petani, nelayan, dan masyarakat adat perlu terus didorong,” ujarnya......

