Jakarta, 4 April 2006, Konsumen pengguna lantai kayu merbau di Eropa dan Amerika telah disesatkan oleh pengecer besar dan pemegang merk lantai kayu terkemuka untuk membeli kayu ilegal yang dicuri dari hutan di Indonesia tepatnya dari propinsi Papua - demikian diungkapkan oleh Telapak dan Environmental Investigation Agency (EIA) hari ini. Laporan terbaru dari Telapak dan EIA yang berjudul "Behind the Veneer" menyingkap bagaimana para pengecer terkemuka di seluruh Eropa dan Amerika telah melakukan klaim pro-lingkungan yang menyesatkan dalam penjualan merk lantai kayu ternama yang terbuat dari merbau, sementara mereka sendiri bahkan tidak dapat membuktikan apakah bahan bakunya berasal dari sumber.....

