Agustus 28, 2026 3:25 AM | kaoem@kaoemtelapak.org

Berjuang untuk keadilan ekologi

kaoem@kaoemtelapak.org

Agustus 28, 2026 3:25 AM

Tidak Hanya Masalah Modal, Credit Union Juga Berkontribusi Membangun Kesadaran Kolektif

Oleh : Teguh Iman Affandi

Untuk membangun usaha berbasis komunitas yang kuat, ternyata permodalan usaha tidak cukup. Menurut, Efrial Ruliandi Silalahi dari Credit Union Pancoran Kasih, perlu ada upaya membangun kesadaran kolektif non-keuangan. Hal ini dia sampaikan pada diskusi Jumatan Kaoem Telapak yang bertajuk Menggali Model Pembiayaan Usaha Berbasis Komunitas pada Jumat, 11 Maret 2022.

Efrial menjelaskan bahwa Credit Union merupakan bentuk dari Gerakan ekonomi kerakyatan. Walaupun memiliki kesesuaian asas dengan koperasi, namun dari segi permodalan dan pengelolaan ada sedikit perbedaan. Salah satunya adalah upaya membangun kesadaran non-keuangan pada semua anggotanya.

“Credit Union awalnya merupakan konsepsi dari kelompok petani sebagai bentuk perlawanan terhadap kapitalisme,” ujar Efri.
Kemudian dia menyebut beberapa alasan pentingnya membangun kesadaran kolektif tentang non-keuangan.

Pertama dia menyebut untuk melindungi tanah sebagai alat produksi yang paling vital bagi masyarakat. Dia menyebut alasannya karena dari tanah bisa menghasilkan produk yang bermanfaat. “Selain itu bicara tentang tanah, kita pun bicara tentang identitas, bicara tentang warisan leluhur, dan sebagainya,” kata Efri.

Alasan kedua, untuk menekan laju kerusakan alam yang terjadi di wilayah adat. “Banyak sekali kerusakan yang terjadi di daerah, terutama karena industri pertambangan,” ujar Efri.

Ketiga, untuk menjamin akses pemerataan pendidikan dan sebagai dana darurat untuk kesehatan dan pensiun.

Keempat, untuk menurunkan tingkat konsumerisme dan kriminalisasi akibat keterbatasan lapangan pekerjaan. Menurut Efri mengapa masyarakat tidak bisa membedakan mana kebutuhan dan mana keinginan karena banyaknya iklan yang mengisi ruang hidup masyarakat, misalnya dari reklame-reklame di pinggir jalan. “Credit Union harus bisa mengedukasi anggotanya agar bisa membedakan mana keinginan dan kebutuhan,” ujar Efri.

Kelima, untuk meningkatkan rasa aman melalui persatuan dan solidaritas. “Secara prinsip, Credit Union bicara mengenai kesetiakawanan, gotong royong, bicara asas kesejahteraan kolektif,” kata Efri.

Referensi

Kaoem Telapak. (2022a, March 11). Diskusi Menggali Model Pembiayaan Usaha Berbasis Komunitas [Video]. YouTube. https://www.youtube.com/watch?v=1aw1BNpuXI0&t=3884s

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dengan mendaftar ke mailist, anda menyetujui untuk mendapatkan pemberitahuan email baik berita, penawaran, dan informasi lain dari Kaoem Telapak. Klik di sini untuk melihat kebijakan Kebijakan Privasi kami. Tautan keluar dari mailist disertai pada setiap email.

SITUS INI MENGGUNAKAN COOKIE

Beberapa cookie ini penting, sementara yang lain membantu kami meningkatkan pengalaman Anda dengan memberikan wawasan tentang bagaimana situs digunakan.

Untuk detail lebih lanjut atau untuk mengubah pilihan persetujuan Anda kapan saja – lihat Kebijakan Privasi dan Cookie kami

Selain tampilan Dekstop, situs ini telah dioptimasi untuk tampilan mobile dan tablet dengan batas margin (LxT) 440 x 956 px dan 1024 x 1366 px. Jika margin situs tidak sesuai, sekiranya dapat melakukan permintaan tampilan Dekstop.

SITUS INI MENGGUNAKAN COOKIE

Beberapa cookie ini penting, sementara yang lain membantu kami meningkatkan pengalaman Anda dengan memberikan wawasan tentang bagaimana situs digunakan.

Untuk detail lebih lanjut atau untuk mengubah pilihan persetujuan Anda kapan saja – lihat Kebijakan Privasi dan Cookie kami

Cookie Dasar

Cookie yang diperlukan mengaktifkan fungsionalitas inti. Situs web tidak dapat berfungsi dengan baik tanpa cookie ini, dan hanya dapat dinonaktifkan dengan mengubah preferensi browser Anda

Cookie analitik membantu kami meningkatkan situs web kami dengan mengumpulkan dan melaporkan informasi tentang penggunaannya

Selain tampilan Dekstop, situs ini telah dioptimasi untuk tampilan mobile dan tablet dengan batas margin (LxT) 440 x 956 px dan 1024 x 1366 px. Jika margin situs tidak sesuai, sekiranya dapat melakukan permintaan tampilan Dekstop.