fbpx

Menu

Hak Asasi Manusia  Dalam Penanganan Krisis Iklim

Oleh: Teguh Iman Affandi

Volker Türk, Komisioner Komisi Hak Asasi Manusia PBB, mengedarkan surat terbuka yang ditujukan pada semua peserta the UN Framework Convention on Climate Change atau disingkat COP27.  Türk meminta para pemimpin dunia untuk menempatkan Hak Asasi Manusia (HAM) sebagai landasan dalam mencegah perubahan iklim.

Volker Türk, Komisioner Hak Asasi Manusia PBB

COP27 adalah konferensi tahunan yang diselenggarakan oleh PBB. Konferensi ini telah diselenggarakan untuk kali keduapuluhtujuh. Tiap tahun, pertemuan ini mengumpulkan para pemimpin dunia untuk mempersepat upaya strategis meraih target yang telah disepakati dalam Paris Agreement di tahun 2015. Tahun ini, konferensi diadakan di Mesir, 7 – 8 November 2022.

Dalam surat tersebut Türk berpendapat bahwa ketidakadilan yang dibawa oleh perubahan iklim amat merusak. Perubahan iklim berkaitan dengan bencana yang dialami umat manusia saat ini. Dia memberikan contoh negara-negara Afrika yang menderita akibat perubahan iklim, ada laju panas yang cepat, kekeringan, ketahanan pangan, dan cuaca ekstrim, padahal  memiliki sedikit kontribusi pada perubahan iklim. “Climate change is no longer an abstract threat,” perubahan iklim bukan lagi ancaman yang abstrak, begitu tulis Türk.

Bagi Türk, Paris Agreement memberikan landasan yang jelas bagi aksi iklim untuk menjadikan HAM sebagai landasannya. Perjanjian itu meminta semua negara untuk menghormati, mempromosikan, dan mengingatkan kembali kewajiban HAM mereka ketika membicarakan aksi iklim. “This is not only a legal obligation, it is also good policy,” Ini bukan hanya kewajiban hukum, namun juga kebijakan yang bagus, begitu Türk menulis dalam suratnya.

Atas dasar itu, Türk mendesakkan lima hal kepada semua peserta COP27. Tuntutan tersebut adalah meningkatkan ambisi perbaikan iklim untuk menjaga HAM, menjamin partisipasi yang efektif dan bermakna, menyelesaikan kasus pelanggaran HAM akibat perubahan iklim, mengedarkan sumber daya untuk aksi iklim yang berbasis HAM, memastikan HAM sebagai landasan dalam membuat kebijakan tentang iklim. Volker Türk menjabat Komisioner Hak Asasi Manusia PBB sejak 17 Oktober 2022. Dia telah mendedikasikan dirinya untuk memajukan HAM Universal, khusunya  dalam hal perlindungan kepada pengungsi dan orang tanpa negara. Sebelum menduduki posisi ini, Türk bekerja di posisi eksekutif  PBB di bidang kebijakan. Dia mengkordinasikan kerja kebijakan global.

Bagikan
Kategori

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dengan mendaftarkan email ini, anda setuju untuk menerima seputar berita, tawaran, dan informasi dari Kaoem Telapak. Klik disini untuk mengunjungi Kebijakan Privasi Kami. Tautan untuk berhenti menerima pemberitahuan disedeiakan pada setiap email.

SITUS INI MENGGUNAKAN COOKIE

Beberapa cookie ini penting, sementara yang lain membantu kami meningkatkan pengalaman Anda dengan memberikan wawasan tentang bagaimana situs digunakan.

Untuk detail lebih lanjut atau untuk mengubah pilihan persetujuan Anda kapan saja – lihat Kebijakan Privasi dan Cookie kami

Cookie Dasar

Cookie yang diperlukan mengaktifkan fungsionalitas inti. Situs web tidak dapat berfungsi dengan baik tanpa cookie ini, dan hanya dapat dinonaktifkan dengan mengubah preferensi browser Anda

Cookie analitik membantu kami meningkatkan situs web kami dengan mengumpulkan dan melaporkan informasi tentang penggunaannya