Donasi

BERJUANG UNTUK KEADILAN EKOLOGI

BERJUANG UNTUK KEADILAN EKOLOGI

berjuang untuk keadilan ekologi

Rantai Pasok Perusahaan-perusahaan di Uni Eropa Masih Terhubung dengan Perusahaan Perkebunan Penyuplai Sawit Bermasalah di Indonesia

Andre Barahamin1 & Siobhan Pearce2

Merespon kasus penembakan di Desa Bangkal, Seruyan, Kalimantan Tengah, Kaoem Telapak bersama EIA mengajukan keluhan kepada perusahaan-perusahaan pembeli sawit di Uni Eropa yang rantai pasoknya terhubung dengan PT. HMBP yang diduga menyebabkan satu warga masyarakat adat ditembak mati dalam konflik tenurial berkepanjangan.

Masyarakat Adat Protes PT HMBP

Sabtu, 7 Oktober 2023, konflik tenurial antara Masyarakat Adat Dayak Temuan dan Masyarakat Adat Dayak Kuhin dengan PT Hamparan Masawit Bangkit Persada I (PT. HMBP) berujung pada aksi kekerasan. Aparat kepolisian Polres Seruyan dan Polda Kalteng diduga melakukan penembakan menggunakan peluru tajam ke warga Desa Bangkal, Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan, Provinsi Kalimantan Tengah yang sedang unjuk rasa.

Insiden ini menyebabkan satu orang warga komunitas adat meninggal dunia dan dua orang lainnya mengalami kritis.

Aksi penembakan tersebut merupakan puncak dari rangkaian protes sebagian besar Masyarakat Adat Dayak Temuan dan Kuhin yang telah berlangsung sejak 16 September 2023, untuk menuntut hak mereka kepada PT. HMBP, perusahaan perkebunan kelapa sawit yang merupakan bagian dari BEST Group.

Merespon hal tersebut, Kaoem Telapak bersama Environmental Investigation Agency (EIA) mengeluarkan pernyataan sikap mengecam aksi kekerasan tersebut, dan meminta berbagai pihak untuk melakukan upaya-upaya serius untuk menangani aksi kekerasan ini hingga tuntas.

Barikade Polisi

Selain mendorong upaya penyelesaian konflik melalui pelibatan institusi negara terkait seperti Komnas HAM dan Komite ISPO, Kaoem Telapak dan EIA juga menyadari kewajiban pasar pembeli sawit melalui perusahaan atau entitas bisnis untuk ikut terlibat memastikan peristiwa seperti ini tidak berulang. Terutama, menyasar mereka yang secara langsung ditemukan memiliki transaksi dengan perusahaan-perusahaan perkebunan kelapa sawit yang bermasalah seperti PT. HMBP dan BEST Group. Dari hasil identifikasi Kaoem Telapak dan EIA, kami menemukan bahwa ada tiga kelompok utama yang rantai pasok-nya terhubung dengan PT. Hamparan Masawit Bangkit Persada I dan BEST Group, yaitu;

Barry Callebaut
Barry Callebaut adalah perusahaan pengolahan kakao dan produsen coklat Swiss-Belgia, dengan rata-rata produksi tahunan sebesar 2,3 juta ton kakao dan coklat (tahun fiskal 2021/2022). Grup ini dibentuk pada tahun 1996 melalui penggabungan perusahaan coklat Perancis bernama Barry dan produsen coklat asal Belgia bernama Callebaut. Saat ini kantor pusat mereka berbasis di Zürich, Swiss, dan beroperasi di lebih dari 30 negara.

Louis Dreyfus Company (LDC)
Juga dikenal sebagai Louis-Dreyfus Group, adalah perusahaan dagang Perancis yang bergerak di bidang pertanian, pengolahan makanan, pelayaran internasional, dan keuangan. Perusahaan ini memiliki dan mengelola bisnis hedge fund, kapal laut, mengembangkan dan mengoperasikan infrastruktur telekomunikasi, dan juga terlibat dalam pengembangan, pengelolaan, dan kepemilikan real estat. Bersama Archer Daniels Midland, Bunge, dan Cargill, Louis-Dreyfus Group merupakan salah satu dari empat perusahaan “ABCD” yang menguasai sekitar 10% arus perdagangan produk pertanian dunia. Louis Dreyfus Company berkantor pusat di Rotterdam, Belanda. Induk perusahaan, Louis Dreyfus Holding B.V., berkantor pusat di World Trade Center di Amsterdam. Perusahaan Louis Dreyfus hadir di lebih dari 100 negara, dengan 72 kantor. Kantor-kantor utama mereka berada di Jenewa, London, Beijing, Buenos Aires, Paris, São Paulo, Singapura, New York dan Connecticut.

Masyarakat Adat yang protes berhadapan dengan aparat kepolisian

Upfield
Perusahaan makanan asal Belanda yang memiliki berbagai merek margarin, olesan makanan, dan makanan nabati, termasuk Flora dan Blue Band. Upfield adalah perusahaan barang kemasan konsumen nabati terbesar di dunia, yang beroperasi di 95 negara yang dahulu merupakan bagian dari Unilever sebelum dibeli oleh perusahaan investasi Kohlberg Kravis Roberts (KKR) pada tahun 2018 seharga US$8,04 miliar.

Kaoem Telapak dan EIA telah menghubungi perusahaan-perusahaan ini dan menginformasikan mengenai tragedi penembakan yang terjadi di Seruyan, Kalimantan Tengah, dan meminta tindakan mereka terkait masalah tersebut. Dari proses yang dijalani, jawaban yang diperoleh dari masing-masing pembeli pasokan tersebut adalah;

  1. Barry Callebaut mengatakan bahwa PT. HMBP dan Best Group belum sepenuhnya menjadi bagian dari rantai pasok mereka. Baik perusahaan dan grup tersebut masih terdaftar sebagai calon pemasok dan sementara berada di bawah proses penilaian. Tragedi penembakan di Seruyan akan menjadi salah satu catatan penting yang akan mempengaruhi proses penilaian dan kemungkinan besar akan berlanjut ke proses kerjasama.

  2. Pihak LDC telah mengonfirmasi bahwa Best Group benar berada di dalam rantai pasok mereka, dan telah dinilai sebagai salah satu grup pemasok kelapa sawit dengan risiko tinggi. Saat ini secara internal mereka telah mengeluarkan perintah penghentian pembelian sementara sembari melanjutkan proses menuju sanksi secara resmi yang akan diumumkan kepada publik.

  3. Dari Upfield, kami mendapatkan kejelasan bahwa PT. HMBP adalah pemasok tidak langsung melalui Best Group, yang mana saat ini telah ditangguhkan statusnya. Proses penyelidikan internal sedang berlangsung dan sesegera mungkin akan dapat diketahui oleh publik.

Dari proses penyampaian keluhan yang dilakukan oleh Kaoem Telapak dan EIA kepada masing-masing perusahaan pembeli sawit yang terhubung dengan perusahaan perkebunan bermasalah seperti PT. HMBP dan Best Group, fakta yang mengejutkan adalah rantai pasok yang tampak sengaja mengabaikan fakta bahwa konflik telah berlangsung jauh sebelum tragedi penembakan berlangsung.

Pertanyaan utama yang belum diklarifikasi oleh ketiga perusahaan pembeli sawit di atas adalah, mengapa perusahaan perkebunan kelapa sawit yang sejak lama telah melakukan pelanggaran terhadap hak-hak masyarakat adat dan komunitas lokal, masih terdaftar – atau dalam pertimbangan untuk masuk – di dalam rantai pasok mereka.

Hal ini mengingat PT HMBP sudah tidak asing dengan kontroversi. Pada tahun 2020, mereka mengajukan tuntutan pidana yang berujung pada penangkapan tiga anggota masyarakat karena mencuri buah kelapa sawit dari lahan mereka, padahal lahan tersebut telah dinyatakan sebagai lahan yang ditanami secara ilegal oleh PT HMBP oleh Bupati dan pihak perusahaan diperintahkan untuk menyerahkannya kembali kepada masyarakat.

Namun, alih-alih mengembalikan lahan yang dituntut oleh masyarakat, perusahaan justru melakukan kriminalisasi melalui penangkapan penduduk desa dengan tuduhan pencurian hasil panen. Dua warga divonis masing-masing delapan dan 10 bulan penjara, sedangkan seorang lainnya meninggal dalam tahanan.

Pada tahun 2016, PT HMBP juga masuk dalam laporan Amnesty International karena menggunakan pekerja anak, menerapkan jam kerja yang tidak masuk akal dan tidak mematuhi persyaratan upah minimum. Laporan ini mendorong perusahaan pembeli sawit seperti Wilmar dan Unilever, telah mengeluarkan PT. HMBP dan BEST Group dari rantai pasok mereka dan memutuskan semua kerja sama ekonomi terkait.

Tetap melakukan pembelian perusahaan perkebunan kelapa sawit bermasalah seperti PT HMBP juga berisiko melanggar Peraturan mengenai komoditi bebas deforestasi dan degradasi hutan Uni Eropa (European Union Deforestation-free Regulation/EUDR) yang akan berlaku mulai 30 Desember 2024. Salah satu persyaratan utama dari regulasi ini adalah keharusan untuk memastikan produksi sawit yang ditempatkan di pasar Uni Eropa harus diproduksi secara legal.

Andre Barahamin adalah Senior Campaigner di Kaoem Telapak, Siobhan Pearce adalah Forest Campaigner di EIA UK.

Kategori

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dengan mendaftarkan email ini, anda setuju untuk menerima seputar berita, tawaran, dan informasi dari Kaoem Telapak. Klik disini untuk mengunjungi Kebijakan Privasi Kami. Tautan untuk berhenti menerima pemberitahuan disedeiakan pada setiap email.