Agustus 28, 2026 3:45 AM | kaoem@kaoemtelapak.org

Berjuang untuk keadilan ekologi

kaoem@kaoemtelapak.org

Agustus 28, 2026 3:45 AM

Hari Lingkungan Hidup Sedunia: Yang Tumbuh, yang Menghidupkan

Oleh: Jihan Faatihah

Setiap tahun, Hari Lingkungan Hidup diperingati sebagai seruan penyelamatan hutan. Di banyak komunitas, terutama Masyarakat Adat, Petani, dan Pekebun, pohon memiliki makna yang lebih dalam. Ia tidak hanya hadir sebagai objek ekonomi, melainkan sebagai bagian dari sistem penopang hidup komunal.

Orang Muda, aktor strategis dalam menjaga kelestarian hutan.

Dalam kerja-kerja Kaoem Telapak bersama komunitas pemuda di lokal, kita melihat langsung bagaimana pohon ditanam serta dirawat sebagai cadangan masa depan. Ia tumbuh berdampingan dengan anak-anak, diwariskan antar generasi, dan dalam banyak pengalaman, menjadi bentuk perlindungan paling konkret ketika krisis melanda.

“Di Riau, Masyarakat Adat seperti Talang Mamak mempercayai serta memandang hutan sebagai Ibu, tempat manusia menggantungkan hidup, tempat mereka mencari dan mendapatkan obat, pangan, dan pengetahuan leluhur. Kini mereka dikepung kebun sawit dan tambang, tapi Talang Mamak berupaya menjaga Taman Nasional Bukit Tiga Puluh (TNBTP) sebagai ruang sakral. Bahkan meski terdapat praktik pembalakan di sana, penghormatan terhadap tempat keramat membuat mereka tetap menjaga pohon-pohonnya. Masyarakat Adat Talang Mamak mulai mengembangkan kopi khas Talang Mamak sebagai upaya memutus ketergantungan dengan industri sawit.” ungkap, Agetha Lestari, Juru Kampanye Kaoem Telapak.

Namun, situasi berubah drastis ketika korporasi masuk dan masyarakat kehilangan kedaulatan atas tanah dan ruang hidupnya. Seperti yang terjadi di Halmahera, Maluku Utara, “Dulu masyarakat mengelola kebun secara mandiri, tapi sejak status tanah berubah menjadi sepenuhnya HGU, sejak perusahaan masuk, mereka kehilangan kedaulatan atas tanahnya. Banyak yang berubah profesi menjadi buruh pembersih gulma dengan upah sangat rendah. Tapi mereka tidak tinggal diam, komunitas mendistribusikan sekitar seribu biji pala untuk ditanam bersama sebagai bentuk perlawanan,“ jelas, Agetha.

Salah satu sesi dalam pelatihan yang diselenggarakan Kaoem Telapak.

Di tengah itu semua, komunitas adat, petani, orang muda yang peduli terhadap lingkungannya tetap bertahan. Mereka menghidupi kembali hutan. Menjaga hutan adalah penyelamatan dari kehancuran yang merupakan bagian dari cara hidup yang sudah Masyarakat Adat praktikan turun temurun, lahir dari rasa memiliki dan tanggung jawab kolektif. Hutan adalah ruang yang diwariskan. Ada yang menjaga pohon keramat karena bagian dari identitas budayanya. Ada yang menjaga pohon karena akarnya mengalir mata air bagi seluruh warga kampung. Dari sinilah kita belajar: bahwa bentuk perlindungan dan pelestarian alam yang paling tahan lama datang dari komunitas yang berdaulat atas ruang hidupnya sendiri.

Melihat situasi seperti itu, Kaoem Telapak melihat peluang untuk berkolaborasi bersama pemuda menjaga hutan. “Proses kolaborasi yang dilakukan Kaoem Telapak tidak hanya pada pelatihan teknis, Pemuda Adat belajar memahami struktur, membangun advokasi dan dokumentasi, serta bersuara sebagai subjek yang berdaulat atas wilayahnya,” Agetha menjelaskan. Apa yang disampaikan Agetha mencerminkan bagaimana membangun kesadaran kolektif orang muda sebagai pelindung, pemikir dan pemantau hutan, adalah sebuah kekuatan, yang tak bisa dilepaskan dari konteks sosial, ekonomi, dan budaya tempat pohon-pohon itu tumbuh dan dijaga.

Hingga kini, Kaoem Telapak telah memperkuat peran pemuda untuk aksi iklim dan masa depan berkelanjutan di 17 wilayah di Indonesia. Lebih dari 250 orang muda telah dilatih, menghasilkan ratusan dokumentasi dari kegiatan pemantauan hutan bersama. Jejaring Kaoem Muda pun tumbuh di berbagai daerah: Kalimantan, Sulawesi, Sumatera, Papua Barat Daya, hingga Maluku Utara. Setiap wilayah membawa karakter perjuangannya masing-masing, namun semangatnya satu: menjaga yang tumbuh demi kehidupan yang berkelanjutan. Jejaring Kaoem Muda akan terus merambah ke lebih banyak wilayah, menjalin kekuatan baru, serta memperkuat solidaritas pemantau lintas region.

Belajar Navigasi

Menjaga pohon-hutan juga berarti menjaga lintasan hidup antar generasi. Orang muda hari ini mewarisi bukan hanya lanskap alam, tetapi juga pengetahuan komunal, nilai, dan tanggung jawab untuk meneruskan penghidupan yang menghormati pohon-hutan sebagai pusat keberlangsungan manusia. Bagi orang muda membayangkan masa depan berarti menjaga yang tumbuh karena ketahanan tidak dibangun dalam semalam, melainkan melalui daya hidup pohon yang disemai dan dijalarkan, lewat ikatan semangat kolektif.

Menitipkan masa depan pada pohon adalah nyata: di akar pohon yang heterogen, ada harapan. Di rindangnya, ada perlindungan. Dan cara kita memandang hutan hari ini adalah pilihan untuk memulai kembali menghormatinya sebagai penopang hidup manusia seluruh dunia.

Memulihkan hubungan dengan pohon letak kemungkinan masa depan. Kolektif orang muda yang berani, lestari dan setara adalah kunci keselamatan lingkungan kita sedunia. Saatnya kita bergerak bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dengan mendaftar ke mailist, anda menyetujui untuk mendapatkan pemberitahuan email baik berita, penawaran, dan informasi lain dari Kaoem Telapak. Klik di sini untuk melihat kebijakan Kebijakan Privasi kami. Tautan keluar dari mailist disertai pada setiap email.

SITUS INI MENGGUNAKAN COOKIE

Beberapa cookie ini penting, sementara yang lain membantu kami meningkatkan pengalaman Anda dengan memberikan wawasan tentang bagaimana situs digunakan.

Untuk detail lebih lanjut atau untuk mengubah pilihan persetujuan Anda kapan saja – lihat Kebijakan Privasi dan Cookie kami

Selain tampilan Dekstop, situs ini telah dioptimasi untuk tampilan mobile dan tablet dengan batas margin (LxT) 440 x 956 px dan 1024 x 1366 px. Jika margin situs tidak sesuai, sekiranya dapat melakukan permintaan tampilan Dekstop.

SITUS INI MENGGUNAKAN COOKIE

Beberapa cookie ini penting, sementara yang lain membantu kami meningkatkan pengalaman Anda dengan memberikan wawasan tentang bagaimana situs digunakan.

Untuk detail lebih lanjut atau untuk mengubah pilihan persetujuan Anda kapan saja – lihat Kebijakan Privasi dan Cookie kami

Cookie Dasar

Cookie yang diperlukan mengaktifkan fungsionalitas inti. Situs web tidak dapat berfungsi dengan baik tanpa cookie ini, dan hanya dapat dinonaktifkan dengan mengubah preferensi browser Anda

Cookie analitik membantu kami meningkatkan situs web kami dengan mengumpulkan dan melaporkan informasi tentang penggunaannya

Selain tampilan Dekstop, situs ini telah dioptimasi untuk tampilan mobile dan tablet dengan batas margin (LxT) 440 x 956 px dan 1024 x 1366 px. Jika margin situs tidak sesuai, sekiranya dapat melakukan permintaan tampilan Dekstop.