Awal Perkenalan
Aku mengenal Agus sejak 2008. Pertama kali bertemu saat kegiatan konservasi hutan di Kampung Pekandangan, yang terletak di kaki bukit hutan lindung Register 39, Kabupaten Lampung Tengah. Agus adalah tokoh pemuda desa yang memiliki visi besar untuk membangun kampung kelahirannya.
Saat itu, jalan menuju kampung berbatu, licin, dan menyeberangi Sungai Seputih yang harus dilewati dengan jembatan gantung. Medan yang berat, membuat perjalanan ini terasa menantang dan rawan. Namun, semangat Agus tak pernah surut. Ia berperan penting dalam mendirikan Radio Komunitas Binatara FM di kampung, meski dengan kondisi listrik yang terbatas. Radio ini menjadi sarana penting untuk menyadarkan masyarakat tentang perlunya perlindungan hutan dan pembangunan konservasi.
Kerja Nyata
Kini, 15 tahun telah berlalu. Kampung Pekandangan telah banyak yang berubah. Jalan-jalan yang dulu berbatu kini telah diperbaiki, membuat akses ke kampung jauh lebih mudah dan nyaman. Hasil kerja kolektif Agus bersama masyarakat terlihat di setiap sudut kampung. Kampung yang dulu sepi dan terisolasi kini berkembang pesat, mencerminkan semangat dan dedikasi yang ditanamkan oleh Agus.
Berkat dorongan dan inspirasi Agus, masyarakat kampung aktif berpartisipasi dalam berbagai proyek pembangunan. Kebun-kebun yang dulu hanya menghasilkan sedikit, kini lebih produktif berkat teknik pertanian yang lebih baik dan pengetahuan yang telah dibagikan oleh Agus. Masyarakat kini mampu mengolah dan memproduksi hasil hutan seperti gula aren, jahe instan, dan kopi pinang bersama kelompok wanita tani. Produk-produk ini tidak hanya meningkatkan pendapatan, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi kampung.
Semua perubahan ini adalah bukti nyata dari warisan yang ditinggalkan oleh Agus Sumantri. Kegigihannya dalam mendorong masyarakat untuk terus belajar dan bekerja sama telah mengubah wajah Kampung Pekandangan. Sekarang, di setiap sudut kampung bercerita tentang perjuangan dan dedikasi Agus, yang meskipun telah tiada, semangatnya terus hidup dan menginspirasi setiap langkah pembangunan di kampung ini. Masyarakat Pekandangan berkomitmen untuk melanjutkan perjuangan Agus, menjaga warisan yang telah ia tanam, dan terus bergerak maju menuju masa depan yang lebih cerah.
Meneruskan Semangat
Kabar kepergiannya yang tiba-tiba membuat kami merasa kehilangan mendalam. Sepanjang perjalanan, aku merenungkan perjuangan Agus dan kenangan bersamanya. Kunjunganku ke rumah almarhum Agus di Kampung Pekandangan adalah bentuk penghormatan terakhir dan dukungan untuk keluarganya. Agus telah banyak menginspirasi dan mendorong masyarakat untuk membangun kampungnya. Kegigihan dan dedikasinya akan terus memotivasi kami untuk melanjutkan perjuangan yang telah ia mulai.
Meskipun ia telah tiada, warisannya akan terus hidup di hati masyarakat Kampung Pekandangan dan dalam setiap langkah kami ke depan. Agus Sumantri telah menanamkan benih perubahan yang terus tumbuh, membawa harapan dan masa depan lebih baik bagi kampung yang dicintainya. Dengan semangatnya yang terus menginspirasi, kami berjanji untuk melanjutkan perjuangan ini demi kehormatan dan warisan seorang pejuang sejati.