Agustus 28, 2026 3:24 AM | kaoem@kaoemtelapak.org

Berjuang untuk keadilan ekologi

kaoem@kaoemtelapak.org

Agustus 28, 2026 3:24 AM

Media Penyiaran Corong Informasi Isu Lingkungan dan Hutan

Dalam Undang-Undang No. 32 Tahun 2002, penyiaran di Indonesia diarahkan untuk salah satunya melestarikan lingkungan hidup. Akan tetapi porsi berita tentang lingkungan hidup relatif masih sedikit.

“Porsi berita tentang lingkungan masih sedikit sekali,” ungkap Hisam Setiawan, anggota Kaoem Telapak dari Riau.

Hisam merupakan Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Riau (KPID Riau). Interaksi Hisam dengan Kaoem Telapak sudah terjalin lama. Sejak organisasi ini bernama Telapak. Semasa kuliah, Hisam sudah aktif dalam kelompok pecinta lingkungan. Dia bergabung ke dalam Brigade Mahasiswa Pencinta Alam Sungkai.

Banyak seniornya yang bergabung ke gerakan masyarakat sipil. Salah satunya adalah gerakan Masyarakat Adat. Bersama senior di Yayasan Hakiki, sebuah organisasi masyarakat sipil di Riau, Hisam dan rekan-rekannya berhasil membantu terbentuknya Aliansi Masyarakat Adat Riau (AMAR) pada saat itu. “Tujuannya, untuk memperkuat dan mengembangkan isu hak Masyarakat Adat,” katanya.

Setelah itu dia bertemu Zain dan Hapsoro yang sedang gencar mengkampanyekan komunitas peduli sungai Ciliwung. “Semangat itu saya bawa ke Riau dengan mendirikan River Defender, sebuah komunitas yang peduli sungai-sungai di Riau,” kata Hisam.

Hisam Setiawan, Anggota Kaoem Telapak dari Riau

Komunitas River Defender ini kerap melakukan ekspedisi menjelajah sungai-sungai di Riau, dari hulu sampai hilir. Komunitas ini makin lama makin aktif. Hisam pun diundang untuk menjadi Anggota Kaoem Telapak. “Pelantikannya di Kulon Progo, saat itu di Kaoem Telapak, saya lebih fokus ke aspek dokumentasi,” Hisam menjelaskan.

Setelah dilantik, Hisam makin aktif di isu lingkungan. Dia bersama rekan-rekannya mendirikan Yayasan Gambut dan Mangrove, sebuah Yayasan yang tujuannya untuk memantau ekosistem dan memberdayakan masyarakat di sekitar gambut dan mangrove. “Yayasan ini berdiri karena wilayah Riau sebagian besar adalah wilayah gambut dan mangrove,” begitu kata Hisam.

Yayasan ini kerap melakukan investigasi di kawasan gambut dan mangrove. Yayasan ini juga bicara soal kebakaran hutan. Selain itu, Yayasan ini pun mengajak masyarakat sekitar untuk menanam kopi liberika sebagai penghidupan alternatif. “Riau pernah mengalami kebakaran hutan yang parah, yang menyebabkan banyak wilayah di Riau tertutup asap. Dampaknya, penyakit gangguan pernapasan merajalela,” ungkapnya.

Saat ini, Hisam telah menjabat sebagai Komisioner KPID Riau selama dua periode. Menduduki jabatan strategis ini, Hisam tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk terus mengkampanyekan isu lingkungan. Dia kerap mengingatkan pada media penyiaran di Riau untuk konsisten meliput isu lingkungan. “Jangan melupakan porsi berita yang mengandung aspek lingkungan,” begitu kata Hisam.

Akan tetapi, Hisam mengakui ada beberapa tantangan yang membuat isu lingkungan kerap sulit mendapat tempat di media penyiaran. Menurut Hisam, tantangan yang pertama adalah adanya perubahan dalam industri penyiaran secara umum. “Orang mulai jarang yang menonton televisi dan mendengarkan radio. Semua beralih ke media berbasis internet,” katanya.

Perubahan pola konsumsi media ini, membuat banyak televisi dan radio lokal yang kesulitan mendapatkan pendanaan. Bahkan beberapa dibeli oleh pemain nasional. Oleh sebab itulah, Hisam sangat mengerti bila ada media penyiaran ketika ditagih untuk menyiarkan isu lingkungan, mereka menyiarkan produk liputan yang stok lama. “Ini karena biaya produksi yang tinggi sementara pemasukannya sedikit,” ujar Hisam.

Hisam berharap di masa depan, media penyiaran terus mendukung menyebarkan pesan pentingnya pelestarian lingkungan dan hutan, sehingga masyarakat dan kelompok orang muda pun meningkat kesadaran akan berbagai isu lingkungan. “Saya berharap masyarakat lebih peduli terhadap isu-isu lingkungan melalui media penyiaran,” ungkap Hisam.

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

SITUS INI MENGGUNAKAN COOKIE

Beberapa cookie ini penting, sementara yang lain membantu kami meningkatkan pengalaman Anda dengan memberikan wawasan tentang bagaimana situs digunakan.

Untuk detail lebih lanjut atau untuk mengubah pilihan persetujuan Anda kapan saja – lihat Kebijakan Privasi dan Cookie kami

Selain tampilan Dekstop, situs ini telah dioptimasi untuk tampilan mobile dan tablet dengan batas margin (LxT) 440 x 956 px dan 1024 x 1366 px. Jika margin situs tidak sesuai, sekiranya dapat melakukan permintaan tampilan Dekstop.

SITUS INI MENGGUNAKAN COOKIE

Beberapa cookie ini penting, sementara yang lain membantu kami meningkatkan pengalaman Anda dengan memberikan wawasan tentang bagaimana situs digunakan.

Untuk detail lebih lanjut atau untuk mengubah pilihan persetujuan Anda kapan saja – lihat Kebijakan Privasi dan Cookie kami

Cookie Dasar

Cookie yang diperlukan mengaktifkan fungsionalitas inti. Situs web tidak dapat berfungsi dengan baik tanpa cookie ini, dan hanya dapat dinonaktifkan dengan mengubah preferensi browser Anda

Cookie analitik membantu kami meningkatkan situs web kami dengan mengumpulkan dan melaporkan informasi tentang penggunaannya

Selain tampilan Dekstop, situs ini telah dioptimasi untuk tampilan mobile dan tablet dengan batas margin (LxT) 440 x 956 px dan 1024 x 1366 px. Jika margin situs tidak sesuai, sekiranya dapat melakukan permintaan tampilan Dekstop.