Agustus 28, 2026 3:52 AM | kaoem@kaoemtelapak.org

Berjuang untuk keadilan ekologi

kaoem@kaoemtelapak.org

Agustus 28, 2026 3:52 AM

Berjuang Menjaga Teluk Balikpapan

Teluk Balikpapan memiliki keanekaragaman hayati yang kaya. Untuk menjaga kelestarian ekosistemnya, Hamsuri, Anggota Kaoem Telapak, bersama jaringan kerjanya mengadvokasi teluk itu agar menjadi wilayah konservasi.

Hamsuri lahir di pulau Marabatuan, Kalimantan Selatan. Sejak masa kuliah, dia sudah tertarik dengan isu lingkungan hidup. Sampai sekarang pun masih aktif berkontribusi pada beberapa lembaga swadaya masyarakat di Kalimantan Timur. Profesinya sebagai advokat membuat dia pun bergabung dalam Jaringan Advokat Lingkungan Hidup (JALH) yang bertujuan untuk menegakkan hukum kasus-kasus yang menyangkut lingkungan hidup.

Selain JALH, dia pun aktif sebagai pembina di Pokja Pesisir. Hamsuri mengatakan bahwa tujuan Pokja Pesisir didirikan adalah untuk menjaga Teluk Balikpapan. Saat ini, Teluk Balikpapan diapit oleh dua kawasan industri, ditambah lagi proyek Ibu Kota Negara (IKN), yang dalam konteks lingkungan hidup membuat ekosistem di Teluk Balikpapan semakin berat. “Banyak pohon mangrove yang dibabat, ada sendimentasi di wilayah sungai, warna air sungai semakin keruh,” jawab Hamsuri ketika ditanya apa dampak dari keberadaan dua kawasan industri dan proyek IKN tersebut.

Melihat situasi yang dinilai mengancam kekayaan biodiversitas Teluk Balikpapan, Hamsuri dan jaringan kerjanya pun melakukan upaya advokasi di level pemerintah, agar Teluk Balikpapan juga diperhatikan dalam kebijakan tata ruang pemerintah melalui skema yang ada.

Hamsuri, Anggota Kaoem Telapak

Teluk Balikpapan adalah wilayah perairan yang memisahkan kota Balikpapan dengan Penajam. Kawasan terumbu karang, padang lamun, mangrove, dan hutan hujan merupakan ekosistem yang mendominasi wilayah teluk ini [1]. Tahun 2018, pernah ada kejadian tumpahnya solar di wilayah teluk ini yang mengakibatkan warga diteror bau solar selama berhari-hari [2].

“Pokja Pesisir mendorong agar sebagian wilayah Teluk Balikpapan dilindungi sebagai kawasan konservasi melalui skema KKP3K”, ucap Hamsuri.

KKP3K kepanjangan dari Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, sebuah skema yang ditawarkan oleh Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk menjadikan suatu wilayah perairan atau pesisir sebagai kawasan konservasi.

Di level pemerintah daerah, melalui Peraturan Daerah tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (Perda RZWP3K), sudah dialokasikan Teluk Balikpapan sebagai wilayah konservasi, namun menurut Hamsuri, wilayahnya belum disahkan. “Nah ini penting untuk disahkan,” katanya.

Untuk mendapatkan pengakuan konservasi, langkah awal yang harus dilakukan adalah Hamsuri dan jaringan kerjanya harus mendorong terbitnya Surat Keputusan (SK) Gubernur. Oleh sebab itu mereka pun membuka komunikasi dengan aktivis senior yang bekerja di lingkaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Lalu, menjangkau partai-partai politik. Tidak ketinggalan, berkolaborasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi. “Dalam kurang dari satu tahun, SK Gubernur terbit,” ungkapnya.

Setelah mendapatkan SK Gubernur, Hamsuri dan jaringan kerjanya pun masih bergerak untuk dapat penetapan melalui SK Menteri Kelautan dan Perikanan. “Sebelum SK turun, akan ada proses verifikasi dari kementerian,” ungkapnya.

Hamsuri mengungkapkan, proses KKP3K ini sedang berjalan di Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan dukungan dari Dinas terkait di Provinsi Kalimantan Timur. Jadi, masih ada kemungkinan usulan ini ditolak. Bila ditolak, Hamsuri dan jaringannya tetap akan berupaya mendorong skema lainnya untuk perlindungan ekosistem di Teluk Balikpapan.

Dalam menjaga Teluk Balikpapan Hamsuri perlu komitmen dari berbagai pihak. Hamsuri pun mengapresiasi regulasi progresif yang diterbitkan oleh pemerintah daerah. “Namun dalam prakteknya, memang harus terus diingatkan,” ungkapnya

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

SITUS INI MENGGUNAKAN COOKIE

Beberapa cookie ini penting, sementara yang lain membantu kami meningkatkan pengalaman Anda dengan memberikan wawasan tentang bagaimana situs digunakan.

Untuk detail lebih lanjut atau untuk mengubah pilihan persetujuan Anda kapan saja – lihat Kebijakan Privasi dan Cookie kami

Selain tampilan Dekstop, situs ini telah dioptimasi untuk tampilan mobile dan tablet dengan batas margin (LxT) 440 x 956 px dan 1024 x 1366 px. Jika margin situs tidak sesuai, sekiranya dapat melakukan permintaan tampilan Dekstop.

SITUS INI MENGGUNAKAN COOKIE

Beberapa cookie ini penting, sementara yang lain membantu kami meningkatkan pengalaman Anda dengan memberikan wawasan tentang bagaimana situs digunakan.

Untuk detail lebih lanjut atau untuk mengubah pilihan persetujuan Anda kapan saja – lihat Kebijakan Privasi dan Cookie kami

Cookie Dasar

Cookie yang diperlukan mengaktifkan fungsionalitas inti. Situs web tidak dapat berfungsi dengan baik tanpa cookie ini, dan hanya dapat dinonaktifkan dengan mengubah preferensi browser Anda

Cookie analitik membantu kami meningkatkan situs web kami dengan mengumpulkan dan melaporkan informasi tentang penggunaannya

Selain tampilan Dekstop, situs ini telah dioptimasi untuk tampilan mobile dan tablet dengan batas margin (LxT) 440 x 956 px dan 1024 x 1366 px. Jika margin situs tidak sesuai, sekiranya dapat melakukan permintaan tampilan Dekstop.