Agustus 28, 2026 3:42 AM | kaoem@kaoemtelapak.org

Berjuang untuk keadilan ekologi

kaoem@kaoemtelapak.org

Agustus 28, 2026 3:42 AM

Merintis Ekonomi Berkelanjutan di Bukit Menoreh Kulon Progo

Gempa bumi yang menimpa Yogyakarta tahun 2006 menjadi cikal bakal bagi Erna Rini Susilawati, untuk berkontribusi aktif dalam meningkatkan kesejahteraan petani melalui koperasi.

Erna Rini Susilawati merupakan anggota Kaoem Telapak yang berasal dari Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Erna sudah menjadi anggota sejak Kaoem Telapak masih bernama Telapak.

Erna merupakan lulusan Pendidikan Akuntansi dari Universitas Sanata Dharma. Sebelum gempa bumi, Erna sudah berkutat dengan sebuah organisasi keuangan kecil-kecilan, “Bisa dibilang semacan embrio dari credit union,” katanya.

Setelah gempa, Erna bersama pengurus Credit Union bertemu dengan Ruwi yang juga anggota Kaoem Telapak. Bersama rekan-rekannya, Erna berdiskusi dengan Ruwi beberapa kali. “Pak Ruwi memperkenalkan konsep hutan rakyat. Ketemu beberapa kali, kemudian diperkenalkan program community logging,” kata Erna.

Dari diskusi yang terjadi, Erna dan rekan-rekannya sepakat untuk membentuk sebuah koperasi yang bisa meningkatkan kesejahteraan petani melalui pengelolaan sumber daya alam yang bekelanjutan. Tak lama, lahirlah Koperasi Wana Lestari Menoreh (KWLM) dengan Berbadan hukum tingkat Kabupaten. Saat ini, KWLM sudah berbadan hukum tingkat nasional Badan Hukum No. : 000864/PAD/M.KUMK.2/XII/2018.

Erna Rini Susilawati, anggota Kaoem Telapak dari Kulonprogo, Yogyakarta

“Sebuah lembaga yang mengelola hutan rakyat yang salah satu komoditasnya adalah kayu tegakan contohnya jati, mahoni, dan sengon,” ungkap Erna. Selain itu komoditas hutan rakyat yang dikelola oleh anggota juga ada dari kayu yang berbuah, contohnya, durian, mangga, dan pohon kelapa untuk penghasilan anggota secara berkala dan musiman.

Anggota KWLM kebanyakan datang dari kelompok petani. Di KWLM, setiap anggota yang menjual kayu ke koperasi akan diberikan bibit untuk ditanami kembali, “Agar ditanam kembali ke tempat yang bagus,” kata Erna. Jenis bibit yang dibagikan, yaitu, jati, mahoni, sengon atau albasia, dan jenis pohon MPTS (Multi Purpose Tree Species), di antaranya, Jambu, Jeruk dan Sawo. Bibit diperoleh oleh KWLM, biasanya bekerja sama dengan dinas kehutanan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sampai sekarang KWLM masih eksis di Kulon Progo. Anggotanya berjumlah 1811 orang. “Sekarang pengembangan KWLM bergerak ke arah Selatan, Kulon Progo. Sebelumnya fokus di daerah utara, Samigaluh, Kalibawang, Naggulan, Girimulyo, dan Giripurwo,” Erna menjelaskan.

Dalam mengelola KWLM ini, ada beberapa tantangan yang ditemui. Di antaranya adalah perihal akses pendanaan. Menurut Erna, skema pendanaan pemerintah saat ini lebih banyak ke kelompok tani bukan ke koperasi. Lalu, ada persoalan pemasaran produk yang dihasilkan anggota. Untuk persoalan pemasaran, Erna mengungkapkan, KWLM bekerja sama dengan Sosial Bisnis Indonesia (SOBI). “Setelah kerja sama, biaya operasional KWLM sudah bisa ter- cover oleh SOBI,” ungkapnya.

Erna punya harapan terkait KWLM. Dia berharap koperasi ini bisa sejahtera, dengan mampu meraup profit maksimal. “Agar selisih hasil usaha yang didapat bisa dibagikan ke semua anggota,” ujar Erna penuh harap.

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

SITUS INI MENGGUNAKAN COOKIE

Beberapa cookie ini penting, sementara yang lain membantu kami meningkatkan pengalaman Anda dengan memberikan wawasan tentang bagaimana situs digunakan.

Untuk detail lebih lanjut atau untuk mengubah pilihan persetujuan Anda kapan saja – lihat Kebijakan Privasi dan Cookie kami

Selain tampilan Dekstop, situs ini telah dioptimasi untuk tampilan mobile dan tablet dengan batas margin (LxT) 440 x 956 px dan 1024 x 1366 px. Jika margin situs tidak sesuai, sekiranya dapat melakukan permintaan tampilan Dekstop.

SITUS INI MENGGUNAKAN COOKIE

Beberapa cookie ini penting, sementara yang lain membantu kami meningkatkan pengalaman Anda dengan memberikan wawasan tentang bagaimana situs digunakan.

Untuk detail lebih lanjut atau untuk mengubah pilihan persetujuan Anda kapan saja – lihat Kebijakan Privasi dan Cookie kami

Cookie Dasar

Cookie yang diperlukan mengaktifkan fungsionalitas inti. Situs web tidak dapat berfungsi dengan baik tanpa cookie ini, dan hanya dapat dinonaktifkan dengan mengubah preferensi browser Anda

Cookie analitik membantu kami meningkatkan situs web kami dengan mengumpulkan dan melaporkan informasi tentang penggunaannya

Selain tampilan Dekstop, situs ini telah dioptimasi untuk tampilan mobile dan tablet dengan batas margin (LxT) 440 x 956 px dan 1024 x 1366 px. Jika margin situs tidak sesuai, sekiranya dapat melakukan permintaan tampilan Dekstop.