fbpx

Koalisi Moratorium Sawit: Perlu Perpanjangan dan Penguatan Moratorium Sawit Untuk Membantu Pencapaian Komitmen Iklim Indonesia

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Koalisi Moratorium Perlu Perpanjangan Moratorium Untuk Pencapaian Komitmen Iklim Indonesia
Perpanjangan Inpres No. 8 Tahun 2018 tentang Penundaan dan Evaluasi
Perizinan Perkebunan Kelapa Sawit Serta Peningkatan Produktivitas Perkebunan Kelapa Sawit atau
biasa disebut dengan Moratorium Sawit penting untuk dilakukan oleh pemerintah. Langkah ini dapat
memberikan dampak positif berupa dukungan pasar global terhadap produk sawit Indonesia, memicu
peningkatan produktivitas lahan, penyelesaian tumpang tindih dan konflik lahan, serta berkontribusi
pada pencapaian komitmen iklim (NDC).




Indonesia telah berkomitmen untuk menurunkan emisi Gas Rumah Kaca sebesar 29% dengan upaya
sendiri hingga 41% dengan bantuan internasional pada 2030. Ambisi terbesar penurunan emisi tersebut
masih berasal dari sektor kehutanan dan lahan, dengan target penurunan emisi sebesar 17,2% hingga
38% pada tahun 2030 mendatang.




“Terpilihnya Indonesia sebagai Co Chair COP 26 bersama dengan Inggris mengindikasikan bahwa
kepercayaan dunia bernilai positif terhadap implementasi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim
Indonesia walaupun pandemi dan perubahan iklim sedang berjalan. Momentum ini harus dijaga melalui
serangkaian penguatan aturan dan tata kelola di sektor FOLU (Forestry and other Land Use), salah
satunya perkebunan kelapa sawit. Sehingga perpanjangan dan penguatan Moratorium kelapa sawit
sangat penting diimplementasikan guna menghindari pembukaan kawasan hutan untuk perkebunan
sawit hingga akhirnya dapat mencapai target netral emisi pada tahun 2030,” ungkap Rahmadha, Juru
Kampanye Kelapa Sawit Kaoem Telapak.

Publication Category:

Campaign:

Tag:

Dengan mendaftarkan email ini, anda setuju untuk menerima seputar berita, tawaran, dan informasi dari Kaoem Telapak. Klik disini untuk mengunjungi Kebijakan Privasi Kami. Tautan untuk berhenti menerima pemberitahuan disedeiakan pada setiap email.

Situs ini masih dalam versi Beta dan masih dalam pengembangan. Situs ini masih dapat diakses tapi mungkin akan mengalami ketidaknyamanan selama menjelajah situs ini.

Situs ini masih dalam versi Beta dan masih dalam pengembangan. Anda masih bisa mengaksesnya namun mungkin akan mengalami ketidaknyamanan selama menjelajah situs ini.