Agustus 28, 2026 3:39 AM | kaoem@kaoemtelapak.org

Berjuang untuk keadilan ekologi

kaoem@kaoemtelapak.org

Agustus 28, 2026 3:39 AM

Mendorong Kebijakan Ekonomi yang Pro Kelestarian Hutan

Selain menelusuri ke mana kayu ilegal dijual, perlu pula ditelusuri aliran uang yang dihasilkan dari pembalakan liar tersebut. Begitu kata Bernhard Willem Pattinasarany, anggota Kaoem Telapak yang berasal dari Maluku.

Bernhard Willem Pattinasarany atau biasa dipanggil Willem merupakan lulusan Universitas Patimura. Tahun 1998, beliau merantau ke pulau Jawa. Di pulau ini, Willem mulai aktif menyuarakan isu-isu lingkungan. Keaktifannya tersebut membuat dia berinteraksi dengan angggota Kaoem Telapak yang saat itu masih bernama Telapak. Bermula dari pertemanan, Willem ditawari untuk menjadi anggota. Willem pun bersedia. “Organisasi ini adalah organisasi yang kuat dalam mendorong perubahan kebijakan kehutanan,” begitu kata Willem menjelaskan alasannya bersedia bergabung.

Kemudian, isu pembalakan liar berkembang. Para aktivis menyadari bahwa perlu ada upaya mengadvokasi lembaga-lembaga keuangan agar punya perspektif ramah lingkungan dan keberlanjutan. “Ada tantangan besar dalam menggunakan instrument keuangan untuk menangani kejahatan lingkungan,” kata Willem.

Kemudian, beberapa organisasi termasuk Kaoem Telapak berkumpul, dan mendirikan Indonesia Working Group on Forest Finance (IWGFF). Sebuah kelompok kerja yang fokus memfasilitasi terciptanya kebijakan ekonomi keuangan yang pro terhadap kelestarian hutan dan keberlanjutan. Willem terpilih sebagai Ketua Badan Pengurus.

Willem bercerita kalau sejak 2001, IWGFF aktif melakukan dialog dengan para pemangku kepentingan untuk memperbaiki dan memperhatikan segala kebijakan ekonomi dan keuangan yang berpotensi mengancam hutan Indonesia.

Bernhard Willem Pattinasarany, Anggota Kaoem Telapak dari Maluku.

Selain memantau kejahatan lingkungan dengan pendekatan ‘follow the money’, IWGFF pun menyoroti industri kehutanan agar melakukan praktik produksi yang tetap lestari. Kemudian, mereka pun mendorong peran bank dan lembaga keuangan untuk menciptakan pendanaan yang pro lingkungan dan kelestarian hutan.

“IWGFF berusaha memantau bagaimana bank dan lembaga keuangan memberikan pinjaman kepada industri terkait kehutanan. Lembaga keuangan diharapkan dapat berperan aktif dalam memastikan investasi mereka tidak merusak lingkungan”, ujar Willem.

Mengadvokasi kelestarian hutan dan lingkungan dengan menggunakan instrument keuangan memiliki tantangannya tersendiri. Willem bercerita, ada dua Undang-Undang yang kerap dipakai untuk memberikan efek jera pada para pembalak liar, yaitu, Undang-Undang Antikorupsi dan Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang.

Menurut Willem, bila bicara penegakan hukum, dua instrumen hukum ini cukup rumit, sehingga banyak penegak hukum yang enggan menggunakannya. “Jadi, dalam penegakan hukumnya, biasanya akan diselesaikan per bagian, misalnya dibuktikan dulu tindak pidana pembalakan liarnya, baru akan di bawa ke pidana korupsi dan pencucian uangnya,” ungkap Willem.

Selanjutnya, Willem melihat perlunya peningkatan keterlibatan orang muda dalam isu lingkungan. Tujuannya agar ada regenerasi, sehingga persoalan mengenai kelestarian hutan, kebijakan ekonomi hijau, serta industri yang berkelanjutan terus disuarakan. “Edukasi dan keterlibatan generasi berikutnya krusial untuk keberlanjutan upaya pelestarian lingkungan,” kata Willem.

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

SITUS INI MENGGUNAKAN COOKIE

Beberapa cookie ini penting, sementara yang lain membantu kami meningkatkan pengalaman Anda dengan memberikan wawasan tentang bagaimana situs digunakan.

Untuk detail lebih lanjut atau untuk mengubah pilihan persetujuan Anda kapan saja – lihat Kebijakan Privasi dan Cookie kami

Selain tampilan Dekstop, situs ini telah dioptimasi untuk tampilan mobile dan tablet dengan batas margin (LxT) 440 x 956 px dan 1024 x 1366 px. Jika margin situs tidak sesuai, sekiranya dapat melakukan permintaan tampilan Dekstop.

SITUS INI MENGGUNAKAN COOKIE

Beberapa cookie ini penting, sementara yang lain membantu kami meningkatkan pengalaman Anda dengan memberikan wawasan tentang bagaimana situs digunakan.

Untuk detail lebih lanjut atau untuk mengubah pilihan persetujuan Anda kapan saja – lihat Kebijakan Privasi dan Cookie kami

Cookie Dasar

Cookie yang diperlukan mengaktifkan fungsionalitas inti. Situs web tidak dapat berfungsi dengan baik tanpa cookie ini, dan hanya dapat dinonaktifkan dengan mengubah preferensi browser Anda

Cookie analitik membantu kami meningkatkan situs web kami dengan mengumpulkan dan melaporkan informasi tentang penggunaannya

Selain tampilan Dekstop, situs ini telah dioptimasi untuk tampilan mobile dan tablet dengan batas margin (LxT) 440 x 956 px dan 1024 x 1366 px. Jika margin situs tidak sesuai, sekiranya dapat melakukan permintaan tampilan Dekstop.